review-film-the-white-princess

Review Film The White Princess

Review Film The White Princess. Miniseri The White Princess yang tayang pada tahun 2017 merupakan kelanjutan dari drama sejarah populer, mengisahkan Elizabeth of York, putri House of York yang dipaksa menikah dengan Henry VII dari House of Lancaster untuk menyatukan kerajaan setelah Perang Mawar, namun hubungan mereka penuh ketegangan, intrik ibu-ibu mereka, serta ancaman pemberontakan dari pretender yang mengklaim sebagai adik Elizabeth yang hilang. BERITA BASKET

Alur Cerita dan Karakter Utama: Review Film The White Princess

Cerita dimulai tepat setelah kemenangan Henry di Bosworth, di mana Elizabeth yang masih berduka dipaksa menikah untuk legitimasi takhta, sementara ibunya Dowager Queen Elizabeth Woodville dan ibu mertuanya Margaret Beaufort saling berintrig, dengan konflik utama dari kemunculan boy pretender yang diduga adiknya Richard, memaksa Elizabeth memilih antara kesetiaan keluarga York dan peran barunya sebagai ratu Tudor yang membawa keturunan dinasti baru.

Penampilan Aktor dan Produksi: Review Film The White Princess

Jodie Comer memerankan Elizabeth dengan brilian, menampilkan transformasi dari gadis penuh dendam menjadi ratu tangguh yang penuh nuansa emosional, sementara Jacob Collins-Levy sebagai Henry menghadirkan kerapuhan di balik ambisi, didukung Michelle Fairley sebagai Margaret Beaufort yang dominan serta Essie Davis sebagai Dowager Queen yang misterius, dengan produksi memukau melalui kostum periode detail, lokasi kastil autentik di Inggris, serta sinematografi yang menangkap kemegahan dan kegelapan istana abad ke-15.

Akurasi Sejarah dan Elemen Fiksi

Miniseri ini mengambil banyak kebebasan kreatif dari novel asalnya, seperti hubungan rumit Elizabeth dengan Henry yang digambarkan penuh konflik awal meski sejarah menunjukkan pernikahan harmonis, serta plot pretender boy yang dilebih-lebihkan untuk drama, sementara elemen akurat seperti pernikahan politik untuk mengakhiri Perang Mawar dan pengaruh kuat Margaret Beaufort tetap dipertahankan, membuatnya lebih sebagai hiburan fiksi sejarah daripada dokumenter ketat.

Kesimpulan

The White Princess berhasil menjadi drama sejarah yang memikat dan penuh intrik berkat penampilan aktor utama yang kuat terutama Jodie Comer, narasi fokus pada perspektif perempuan, serta produksi visual berkualitas tinggi, meski penuh dramatisasi fiksi yang menyimpang dari sejarah nyata, miniseri ini tetap menghibur bagi penggemar genre kerajaan dengan akhir yang memuaskan tentang kekuasaan, cinta, dan pengorbanan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *